Sunday, October 16, 2005

Kau Tidak SENDIRI

Aku merasa sendirian di tengah keramaian.
Hidupku kosong, aku ingin dimanja, dibelai, dicintai, disayang.
Ini feminin banget, tapi aku butuh ini!
Aku mesti bagaimana?
aku tertegun membaca sms-nya, aku sama sekali tidak percaya dia akan menceritakan perihnya padaku. aku tak pernah melihatnya muram, hidupnya penuh warna ceria. tapi siapa bisa menduga dalamnya rasa?
aku coba memberi apa yang ia minta, mencoba menentramkannya tanpa memberinya penilaian.aku katakan padanya; cinta tidak pernah mengenal kata menyesal!
jelas aku bukan penasehat yang baik,tapi kucoba imbangi risau galaunya dengan memberinya kayakinan bahwa cinta memang bukan hadiah tanpa imbalan. saat kita terikat di dalamnya, kita harus siap memberikan seluruhnya, termasuk harus tercabut dari akar dan tercampakkan.
semoga kau temukan damaimu dengan cinta itu, aku mungkin akan seperti kamu saat merasakan hal yang sama...bingung dan hilang arah! jengah dan tak tahu harus kemana menapak?
meneruskan langkah yang penuh tanya, atau memupus cinta yang berarti mematikan separuh nyawa?
ngeri aku membayangkan bila kau memilih yang terakhir! pilihan pertama memang tidak serta merta membuatmu bahagia, namun setiap perjuangan akan berbuah manis apapun hasilnya....setidaknya kita tahu bahwa cinta selalu menautkan dua sisi untuk saling memberi dan menerima.
Tuhan, damaikan hatinya!redakan galaunya! hanya Kau yang layak dan bisa.

sahabat, yakinlah! kau tidak melangkah sendiri......

at 6:52 AM 15 comments

Tuesday, October 11, 2005

WAY, aku butuh PIJITANMU!

dua minggu sebelum puasa nyaris pekerjaan tanpa jeda, sabtu-minggu masuk dan lembur demi suksesnya acara Pameran Produk Ekspor yang merupakan hajat tahunan kantorku.
sungguh, aku tidak membayangkan akan terlibat sejauh itu.sebagai team rekruting buyers, aku pikir tugasku sudah cukup karena selama 3 bulan sebelumnya sudah aktif mengirim email, fax dan segala macam surat ke buyer overseas, KBRI seluruh dunia juga ITPC untuk datang ke acara ini.
aku pikir pada hari H, aku tinggal duduk manis beristirahat tanpa perlu turut campur, karena itu jadi tugas para seniorku.
nyatanya pekerjaan masih menumpuk mulai hari pertama pembukaan, yang bertepatan dengan puasa Ramadhan hari pertama juga.memang puasa jadi tidak terasa karena banyaknya pekerjaan di registrasi lokal-overseas yang harus aku bantu.tapi begitu selesai berbuka dan menjelang pulang (jam 20.00) baru badanku terasa remuk-redam! capek banget!
dari tanggal 5 -9, aktivitas serupa berulang, sabtu-minggu kembali terlewatkan dengan kesibukan serupa. apa daya, karena keberhasilan pameran itu menjadi perhatian banyak kalangan yang peduli pada peningkatan ekspor non-migas Indonesia.
sementara aku bekerja di PPE, pikiranku gak bisa beralih dari acara Gelar Batik Nusantara di JCC yang digelar pada waktu yang sama. Sanggar Iro-Iro (dimana aku ikut nimbrung di dalamnya) ikut meramaikan acara tersebut. beruntung anggota yang lain cukup mengerti alasan ketidakhadiranku, terima kasih Bang Ben dan Dik dQ, udah bantu-bantu kami. (aku sih yakin niat tulus Bang Ben bener2 bantu, kalau dQ- aku ragu..jangan-jangan hanya karena gelora cintanya yang sedang menggebu sehingga pengin selalu dekat dengan E...hahahahaha.GUYON dQ, Guyon!)
andai aku bisa membelah diri, pasti ke-2 acara itu kuhadiri. yang satu jelas demi karirku dan yang lain demi menyalurkan bakat seniku. semoga untuk tahun depan, acara serupa tidak berlangsung bersamaan.
sampai 2 hari pasca PPE, aku masih terkena sindromnya; PUCAT, NGANTUK, LESU dan TIDAK BERGAIRAH.dan aku tahu hanya ada satu obatnya; pijatan ampuh WAY!
WAY, KUTUNGGU PIJATANNYA?

at 5:52 PM 10 comments

Tuesday, October 04, 2005

SAHUR oh SAHUR

mengawali buka, mengakhiri sahur
SAHUR? sudah sekitar lima tahun lebih aku coba kembali untuk merasakan NIKMATNYA SAHUR, karena aku sadar saat sahur ada banyak keberkahan yang kita dapat. tapi apa daya, perutku susah diajak kompromi.
setiap habis makan sahur, perut sebah dan merasa nggak enak. lalu setengah jam atau satu jam kemudian semua makanan serasa naik di tenggorokan dan akhirnya keluarlah semua yang sebelumnya kutelan.............ih, rasanya sangat tidak enak!
dua-tiga hari kuanggap sebagai masa adaptasi awal puasa...tapi derita itu tidak pernah berhenti dari hari ke hari sampai RAMADHAN di ujung, dan kembali terulang di RAMADHAN tahun berikutnya....
bukannya aku gak berusaha mengatasi gangguan perutku, habis sahur aku coba tidak berbaring/tidur-tiduran, baca buku untuk mengalihkan perasaan eneg, nonton Ulfa & Eko, juga minum obat macam PROMAG, ENZIPLEX dll.....namun sejauh ini hasilnya NIHIL!
atau kucoba makan-makanan yang tidak terlalu mengeyangkan seperti biscuit, segelas jus atau susu coklat panas, ternyata derita itu keukeuh ngendon di perut sexyku. oh, kasihan daku!
daripada menderita berkepanjangan akhirnya sejak tiga RAMADHAN lalu (mungkin juga sekarang), aku tidak berani berspekulasi untuk sahur. biasanya perut aku kenyangin lagi menjelang tidur (pukul 22.00) lalu minum vitamin C, tengah malam minum segelas susu tawar dan menjelang IMSYAK minum dua gelas air putih.
memang lumayan mujarab sih pola makan seperti itu, tapi biasanya penurunan badanku rada signifikan karenanya (tapi tidak perutku..hikhik, menyedihkan!!). kebayang kan, kalau sudah buka yang disentuh pertama kali mesti air dan segala macamnya hingga perut terasa penuh dan malas makan, merasa lahap makan kalau habis tarawih.dan dari dulu cemilan yang aku sukai selain buah adalah makanan anak-anak macam CHIKI,CHITATO, TARO,bermacam jenis KACANG yang jelas-jelas gak bikin perut kenyang.
tapi aku bertekad untuk bisa merasakan nikmatnya sahur tahun ini, dan di hari pertama aku sudah berani makan dua potong biscuit regal jam 03.15 tadi ditambah 2 gelas air dan sesudahnya tidak berani tidur-tiduran sampai subuh, lalu untuk membunuh SUGESTI kusibukkan diri dengan mencuci...hehehe, anak kost gitu lho!
ALHAMDULILLAH, meski rada gak nyaman tapi gak sampai pengin..."MUN", dan sampai detik aku menulis , BISCUIT YANG MUNGKIN SUDAH JADI BUBUR MASIH AMAN & BERTAHAN DI PERUTKU! hehehehehehe

at 5:33 PM 6 comments

  • didats