Tuesday, February 22, 2005

aku pulang

Rembang.....................................................................................................................................................
kamis lusa, aku akan mengisi sebagian diriku dengan masa lalu yang lama ingin kuhapus namun tak mungkin. pulang ke tanah kelahiran selalu menghadirkan sejuta carut marut perasaan. bohong, kalau aku sanggup menghadapinya. aku selalu berkelit agar bisa menghindar, namun waktu selalu mempertemukanku pada jawaban " ya, bu. aku akan pulang". demi sebentuk bakti dan semesta restu, aku harus menguatkan diri menempuhnya.
aku pulang... bukan untuk memetik sepenggal kisah lama, tapi untuk mencoba mencampakkannya karena tiap episodenya selalu menawarkan luka....

at 4:39 AM 2 comments

aku tersesat

aku diam, sulit menerjemahkan pesan terakhirnya. aku sadar sejenak kehadirannya membekas dalam nadiku. ingin aku merengkuhnya selagi sinar mentari memetakan arah bayangannya. ingin menyentuhnya selagi bulan pucat memantulkan lekuk wajahnya. tuhan, aku takkan sanggup menggapainya. tolong jangan lambungkan asa itu! biar semuanya pupus saat ini, sebelum semuanya mengakar dalam dan aku terdepak dari bidangnya.
aku tersesat, arah semuanya menuju ke titik hampa. aku kehilangan nuraniku, yang biasanya peka dan mampu menuntunku bangkit.
tetapi aku harus mengalaminya untuk merasakan luka, bahwa ketersesatanku akan membuatku bisa menilai semahabesarkah kebesaran jiwaku untuk menerima cinta. dan aku pada kesimpulan....aku belum apa-apa, aku belum mengenalnya, pun itu sebesar ujung kukuku!
aku tersesat...namun aku berharap mampu menaklukannya suatu saat.
aku tersesat...namun aku takkan jera dan berharap waktu akan menuntunku kembali pada cinta.

at 4:09 AM 2 comments

Wednesday, February 16, 2005

aku jatuh cinta 2

aku menghayalkannya, berharap dia di sampingku dalam setiap langkah.
aku tak ingin dia jadi bayangku, aku ingin tetap ada ruang diantara kami.
aku akan membiarkan dirinya mendekat namun tetap ada jarak, saling mendukung tapi tidak mendekte! saling melengkapi tapi tidak saling menguasai.
kuharap aku bisa belajar selalu untuk mencintai dan belajar memperbaharui cinta.
kadar cinta begitu nisbi, dia tidak mati, butuh pupuk untuk tumbuh berkembang & butuh pengertian agar berumur panjang.
aku mencintainya seperti itu, bukan cinta yang seperti letupan magma yang panas membara namun habis membeku dalam sekejab.
aku mencintainya bukan seperti anggur, nikmat namun memabukkan dan membuat kehilangan akal sehat.
aku mencintainya seperti air yang selalu memberi kesejukan, seperti embun yang rela hilang namun sedetik berarti
aku mencintainya seperti matahari, yang meski tenggelam namun cahayanya terpantulkan indah lewat bulan .aku mencintainya seperti helaan napas dan denyut nadi yang membuatku hidup dan bergerak karena aktivitasnya..........................................................................aku mencintainya

at 5:28 AM 2 comments

  • didats