Friday, February 24, 2006

Snow Falling in My Hands

kemarin lusa, ada kabar gembira yang membuatku terlonjak! apakah ini layak kuterima? kutepuk pipiku berulang kali dan aku merasakan sakitnya. aku tidak sedang bermimpi!
aku syukuri karunia ini, ternyata Allah kembali melimpahi "sang manusia pengeluh" dengan kesempatan yang jarang orang dapatkan. mungkin satu banding berjuta orang yang akan mendapat kesempatan serupa. aku bahkan belum bisa membayangkan raut bahagia Ibu dan tetesan airmata bahagianya bila berita ini kusampaikan...saat menjelang aku pasti bercerita kepadanya.aku yakin, ini semua karena restu dan doamu yang tiada putus!
di balik semua itu, aku bertanya dalam hatiku.apakah semua ini sudah pantas kudapatkan? aku merasa banyak kekurangan dan perlu belajar!
dan aku telah mencanangkan tahun ini sebagai "tahun pembelajaran diri"-dalam segala hal tentunya. aku tidak bodoh, tapi aku belum arif melihat suatu masalah dan bagaimana memecahkannya. aku sering mencari jalan penyelesaian yang semakin membuat semuanya kusut dan rumit.YA, AKU TIDAK AKAN BERHENTI BELAJAR.
12 jam aku bekerja, dan semuanya merupakan proses belajar. bila dipundakmu disandarkan harapan yang terlalu besar, apa yang kau rasakan? beban berat? bagiku ya! kini, aku merasakannya.
aku sering tersenyum keki, aku bukan manusia super yang dengan cepat mencerna hal-hal baru yang setiap hari kuterima. meski aku berusaha semampuku, toh aku tetap manusia yang punya keterbatasan. kutakut bila sedikit saja membuat kesalahan, akan menjadikan mereka kecewa. menjadikan mereka kembali mempertanyakan apakah aku layak? dan membuat mereka lupa bahwa aku manusia yang dekat dengan khilaf.
tapi aku janji menghadapi semuanya dengan apa yang kubisa dan kumiliki! karena aku yakin yang Allah berikan padaku saat ini adalah buah dari apa yang pernah kutanam.
makasih Bu
makasih Pak A.I
special tuk Ms. Eve (aku yakin sekali semua ini nggak lepas dari campur tanganmu)

at 5:19 AM 7 comments

Sunday, February 19, 2006

Hal Aneh Yang Ada Padaku

Qyu dan Unai dengan kejamnya menimpukku, memaksaku mengaku bahwa aku pasti punya hal aneh yang kusembunyikan dari mereka .Ngebayangin gaya Qyu yang serius dan galak saat mengintrograsi dan Unai yang pasang muka angker (pura-puranya kalian jadi Intel...hehehe), akhirnya membuatku menyerah dan menulis di atas kertas bersegel, 5 hal aneh tentang diriku :
1. pergi ke kantor suka nggak mandi
hihihi....bukannya jorok! aku kan suka mandi malam, abis itu langsung tidur sampai pagi. kan cuma tidur, gak ngapa-ngapain! keringetan juga nggak, wong jendela aku buka n telanjang dada! abis subuh suka tidur lagi n kalau bangun di atas jam 06.30...pertanda aku TELAT, pasti aku mutusin gak mandi, sekedar gosok gigi doang tuk ngilangin bau naga. aku paling keki kalau sampai kantor udah di atas jam 07.00 kayaknya gimana gitu (jam masuk kantor 08.30), padahal jarak kantor cuma selempar pandang...kepleset juga nyampe! maklum, karyawan teladan..hehehe!
sejauh ini gak ada yang protes n terbukti aku gak ada masalah dengan BB, jadi no problemo kalau aku ke kantor gak mandi dulu. (bagi yang punya masalah dengan BB, jangan ngiri ya!)
2. suka ngomong sendiri
mungkin penyakit masa kecil yang belum sembuh, suka ngajak dialog "teman khayalan". aku paling suka ngajak dia ngobrol saat mandi n menjelang tidur.
3. aku nggak bisa nulis cepat kalau nggak huruf sambung
dari jaman purba sampai sekarang, tulisanku terkenal bagus n rapi (hidung mekar segede manggis...hehehe). kalau aku suruh nulis huruf nggak bersambung pasti jelek, kalaupun rapi pasti lebih lama nulisnya. walaupun kata orang, tulisanku gak ada bedanya : baik sambung maupun balok tetap BAGUS! makasih-makasih....huahahahaha
4.sebelum bangun suka ngeliat jam 5-6 kali
abis subuh..jelas aku tidur lagi (kecuali terpaksa harus nyuci karena daleman udah habis..nasib anak kost...DERITA TIADA AKHIR), tidak lama kemudian pasti aku terbangun dan ngeliat jam, baru 05.45, tidur lagi ah.......ngeliat jam lagi,ah baru jam 06.00.....tidur lagi,ngeliat jam lagi,ah baru jam 06.10, .....tidur lagi n ngelihat jam lagi.....Ha! udah jam 06.25! wah, bahaya...aku TELAT 5 MENIT!
pasti aku langsung memukul-mukul pantatku sendiri sambil berseru,"bangun gus, tidur mulu!ayo kerja, katanya mo jadi orang berhasil, ayo bangun!" kata-kata itu terbukti sangat ampuh untuk membuatku bangun.
(tapi ini tidak berlaku untuk HARI MINGGU,kalau bisa tidur seharian kenapa nggak?)
5. aku takut tikus!
tikus adalah mahkluk yang paling jorok n menjijikkan, melihat tikus, melihat bangkai tikus dan mendengar cit..cit..cit suara tikus pasti bikin bulu kudukku berdiri. seperti minggu lalu, aku tidur di rumah temen yang ada suara kresek-kresek tikus berkeliaran..semaleman aku gak bisa tidur! takut aja tiba-tiba dia cium aku, kan gak lucu kemanisanku berkurang karena dicium tikus! emang aku cowok apapan!
sebenarnya ada yang lebih "kontroversial" dari lima hal di atas, tapi biarlah tetap menjadi milikku yang paling pribadi (apaan coba!). Qyu, Unai...puas kan!

at 4:36 PM 8 comments

Thursday, February 09, 2006

CINTA = ELEGI + MIMPI BASAH

rumus ini bukan ngawur, tapi hasil curhatan 2 sohib akrabku yang masih hangat-hangatnya merenda kasih ( ngupil kasih kali...hahahaha) :
SANG CEWEK :
sepulang kerja aku sudah siap merendam cucian, rencana habis maghrib mo nyuci sambil nyanyi-nyanyi. tiba-tiba ceweknya temen kostku datang. karena pacarnya belum pulang kantor, maka dia main ke tempatku. aku ajak ngobrol sebentar sambil nunggu maghrib.
"mas aku mo cerita sesuatu, tapi ini rahasia ya.ehm... gak jadi ah."
aku bingung melihat plinplannya,"kalau emang kamu belum siap cerita ya udah,jangan di-share padaku."
"cerita aja deh.mas ingat si X yang kerja di...., yang pernah aku ceritain itu?"
aku mengangguk
"dia ngejar-ngejar aku lagi, dia bilang mo serius n pengin ketemu.padahal aku udah bilang sudah punya cowok.tapi dia ngotot, pokoknya sebelum bertemu dia aku nggak boleh memilih."
GUBRAK! secara materi cowok yang ngejar dia lebih mapan dari pacarnya yang sekarang, secara fisik juga (meskipun yang ngejar lebih hitam tapi katanya mirip raflinya Tamara...weleh-weleh), ilmu juga (sama-sama S2, sementara pacarnya baru S1), secara karir cowok yang ngejar juga lebih menjanjikan.
"terus kamunya gimana?"
"aku keukeuh bilang tidak, salah dia sendiri kenapa ngilang, kutelepon, ku-sms gak pernah dibalas.katanya sih dinas ke Palangkaraya. tapi aku curiga dulu pasti dia punya cewek dan karena sekarang dia jomblo, dia ngejar-ngejar aku lagi."
"syukurlah kalau kamu nggak nanggepin, aku gak bisa bayangin bagaimana kalau si Z (pacarnya) kamu tinggalin. aku nggak mau dimintain keterangan polisi gara-gara dia nekat bunuh diri."
"mas bisa aja, gak lah aku sudah mantep kok." dia tersenyum (aku suka ragu dengan senyumnya, terbukti banyak banget cowok yang salah mengartikannya!)
"aku tinggal sholat sebentar ya."
selesai maghrib, aku sodorkan majalah dan novel buat dia baca selagi menunggu sang pacar," tak tinggal nyuci ya, kamu liat-liat aja majalah atau baca novel, tuh ada beberapa yang baru."
"gak ah, ketebelan. mau main game aja deh, boleh kan?"sambungnya
"heem, nyalain sendiri ya."
kutinggal dia selama hampir satu jam untuk main busa sabun (jangan ngeres ya, mananya NYUCI ya mesti ada busa!) dan sayup-sayup terdengar pertanyaannya," mas, mo makan gak?"
"ya dong, tapi aku mo mandi dulu."
begitu aku selesai mandi, dia sudah duduk di kursi teras lengkap dengan bawaannya sambil khusuk telepon sang pacar.
gak lama, dia balik lagi ke kamarku, dengan muka ditekuk (aku gak bayangin mukamu saat itu. pasti gak laku walaupun untuk cover majalah flora-fauna sekalipun...hehehe) plus bibir monyong n manyun! lalu duduk di depanku dan mulai merengek, aku yakin dia berusaha menahannya. tapi di depanku, mana pernah dia bisa nyembunyiin perasaannya....
aku sodorkan tissue padanya, kubiarkan dia menangis biar lega.
"aku capek mas, dia sudah janji dari jam lima tadi. sekarang sudah hampir jam delapan. setiap aku sms dia bilang lima belas menit lagi."
"mungkin kerjaannya banyak dan harus diselesaikan dulu, sabar. dia tetap mau nganter kamu pulang kan?"
"belum pasti, dia gak bilang berapa lama lagi di kantor. aku pulang aja deh, capek. bukannya aku kolokan atau manja. aku nggak minta setiap hari dia mesti nganter pulang kok, aku bisa pulang sendiri. tapi dia kan udah janji hari ini mo nganter pulang." airmatanya masih menetes.
"tunggulah barang setengah jam lagi. duduk aja dulu!"
"aku pulang aja deh,minta antar temenku yang di pondok gede. bawaanku hari ini kan banyak banget."
"tinggal aja sebagian, besok aku bawain n antar ke ruanganmu."
dia mengangguk dan mengeluarkan beberapa buku,"ini aja deh yang aku titipin mas. aku pulang sendiri aja deh, nunggu temen dari pondok gede pasti juga lama."
"ya udah. hapus dulu airmatamu.tarik napas dan senyum yang manis." hiburku
dia bangkit dan tersenyum, lalu kuantar dia di pinggir jalan raya sampai naik bis. yang aku takutkan sekarang adalah bagaimana kalau dia berpikir cowok yang ngejar-ngejar dia dianggapnya lebih layak hanya karena peristiwa itu! OH TUHAN, TIDAKKKKKK!
aku pulang dengan pikiran sedikit ngeres (huss!jangan protes) kenapa tadi gak aku peluk ya? meski tidak bidang, dadaku cukup kokoh buat bersandar kok!
LALU HATI LURUSKU MENEPISNYA: masak pak comblang makan umpannya sendiri! ingat karma,ingat!
heem...betul juga ya! UNTUNG TADI PIKIRANKU MASIH WARAS!
Image hosting by Photobucket
SANG COWOK:
setengah jam kemudian pintu kamarku diketok-ketok,"gus lagi ngapain?"
"baca, buka aja nggak dikunci."
"dia udah pulang?"
"heem, kira-kira setengah jam yang lalu."
"dia nangis ya?di telepon tadi suaranya kayak nangis."
"gak, cuma marah dan cemberut." aku harus bohong, dia baru pulang dan capek, kasihan kalau nambah pikiran dia soal ceweknya.
"dia cerita apa aja?"
"tadi kutinggal nyuci, kubiarin dia main game. abis telepon kamu dia langsung pamit pulang."
"habis kerjaan gak bisa ditinggal." mukanya penuh penyesalan
"ya udah, besok aja ditelepon dan jelasin semuanya. kalau malam ini kamu ngomong, percuma! dia pasti masih es-mo-seh. sudah sana istirahat." (kalau gak gitu, dia pasti masih betah nongkrong di depan pintu. aku kan harus belajar!)
"itu tulisan apaan?" tanyanya melihat bekas kalender yang kutulis pakai stabilo merah,"bahasa jerman ya?kamu mo ke jerman?"
(kutusuk kamu!belum pasti tahu!),"gak iseng aja.daripada ngelamun jorok."jawabku asal," istirahat dulu sana, mandi dan berdoa semoga besok dia udah gak marah."
"thanks gus,aku ke kamar dulu!"
"yo." yes, kututup kamar, kukunci. akhirnya aku bisa belajar tenang! karena capek sebelum jam sepuluh aku sudah terlelap.
bip-bip-bip-bip! sialan, jam 03.45 dini hari, siapa sih yang iseng telepon!
" gus, aku ke kamarmu ya." Z temen kost yang tadi curhat telepon.
aku langsung mengiyakan, meskipun masih bingung dan setengah sadar,"ya, ke sini aja." aku takut dia melakukan kenekatan karena masalah semalam.
" ada apa?" aku langsung menyerahkan bantalku, "nih pake, ada apa sih?"
" aku mimpi basah." dia menunjukkan celananya yang basah.aku tersenyum tertahan, tak tega melihat muka culunnya.
" tahu nggak gus, masak aku mimpi gituan sama dia di kantor sambil dilihatin ses dan kabag gue. kabag gue malah gak peduli aku lagi gituan, masih aja dia kasih kerjaan.nih ada revisian, buruan kerjain katanya! lalu ses gue negor, kamu kok gituan mulu sih kapan kerjanya."
(kalau saja aku udah sadar sepenuhnya, pasti perutku udah kaku karena tertawa, tapi karena masih setengah tidurr aku cuma tersenyum menanggapinya)
" ya udah, besok dituntasin kangennya."
"boleh kan aku tidur di sini."
aku mengangguk, heran melihat badannya yang gemuk n bongsor tapi suka masih kolokan!
syukurlah- pagi harinya, semuanya happy ending!
saat si cewek aku tanyain, dia hanya menjawab dengan senyuman.......
aku jadi berpikir, diriku ini model keranjang bocor. dijadikan tempat buangan apapun tapi tidak pernah penuh. aku sering dibuat, sedih,tersenyum dan keki oleh cerita mereka. kadang sering juga iri, kalau aku bisa jadi penasehat n teman curhat yang baik soal cinta, tapi kenapa ya cari buat diri sendiri sulitnya minta ampun!
ya......mungkin belum rejeki kali!
CATAT YA!tulisan ini gak ada sangkut pautnya sama sekali ama Valentine Day!

at 4:30 PM 9 comments

Monday, February 06, 2006

Kulari...kukejar...kusiap mati

belakangan semangatku mengendur........
kulihat orang sudah berlari jauh meninggalkanku dan aku masih terdiam di sini. meski aku tidak lagi menyesali sepasang langkah kakiku yang pendek, tapi aku berusaha keras berpikir bagaimana menyamakan langkah mereka. aku belum menemukan caranya....


belakangan aku bingung menentukan arah
sebenarnya arah yang kutuju sudah jelas, mengapa aku gamang? apakah ini benar yang kuinginkan sebagai akhir perjalananku? aku masih berdiri di persimpangan. aku perlu arah angin, perlu kilau sinar dan jatuhnya bayangku untuk memastikan kemana arahku.

Image hosting by Photobucket

belakangan ini aku kembali menimbang dan menakar diri siapa aku? yang dengan kukuh masih mengenggam mimpi, meskipun jelas terpetakan garis hidupku tidak akan sampai disitu.

belakangan aku ingin berhenti
tapi urung karena aku takut lupa untuk mulai..... sekeras apapun aku menyambuk diriku untuk memulainya lagi, aku takut tak sampai!
belakangan aku merasa lelah yang sangat
aku memang harus istirahat. aku pikir Tuhan tidak akan marah bila itu kulakukan.
belakangan aku sering berpikir betapa enaknya "mati"
aku siap seandainya sekarang saatnya. mesti banyak yang kusesali dalam hidup, setidaknya aku tidak perlu berpikir lagi "bagaimana esok?!"
belakangan aku tidak ingin jadi apapun.........karena aku bukan siapa-siapa.

at 2:19 AM 3 comments

Wednesday, February 01, 2006

CINTA = 50% pengorbanan + 25% airmata + 24% (pengorbanan lagi) +1% kebahagiaan

minggu ini secara hampir bersamaan, tiga orang sahabatku memberiku pelajaran tentang CINTA.
yang pertama, teman kost yang kebetulan satu departemen denganku sedang demam cinta.tapi bukan model anak puber pertama yang hangat-hangat kuku. tapi cinta yang sebenarnya; cinta yang dicari semua orang di belahan dunia- apalagi kalau bukan "menemukan Soulmate!".
"Gus, aku udah mantep. kemarin waktu kukenalin ke ortuku, mereka langsung setuju dan sesegera mungkin mo dateng ke ortunya. Aku belum pernah sebahagia ini Gus, sungguh rasanya sebentar lagi hidupku akan lengkap. Doain nggak ada halangan apapun ya...DAN KAMU KAPAN NYUSUL?"( pertanyaan yang basi)
Dia ngomong sambil menebar senyum dan berulangkali menghembuskan napas lega, aku ikut bahagia. sungguh! karena sedikit banyak aku ikut NYOMBLANGIN mereka, kebetulan ceweknya satu kantor denganku. Rasanya lega melihat mereka akhirnya serius, setelah hampir 6 bulan tarik ulur dan digantung sampai si cewek ngomong: "ya, aku mau jadi pacarmu."
yang kedua, tentang PHK (putus hubungan kekasih). seorang teman mempertimbangkan untuk putus dengan pacarnya, berbagai kejadian beruntun semakin membuka mata dia tentang perbedaan yang nggak bisa lagi dijembatani. sebagai teman aku hanya kasih masukan, melihat hubungan yang tidak sehat itu aku sarankan dia putus. walau pacarnya juga temanku tapi aku harus mengatakan apa yang terbaik buat mereka. bila dalam cinta sudah tidak ada kepercayaan, apalagi yang harus dipertahankan? buang-buang energi saja!
sampai saat ini aku belum mendengar keputusan finalnya, tapi kuharap apapun itu akan jadi keputusan terbaik baginya.
yang ketiga, tentang PENGORBANAN! berulang kali aku melihat betapa besar perasaan cintanya pada sang mantan . meski disakiti, didera dan dicampakkan namun perasaan cintanya tidak pernah luntur. kendati si mantan sudah menjadi milik orang lain dan menentukan hidupnya sendiri. sementara dia sendiri memutuskan menutup diri dari cinta yang lain hingga kini dan usia tidak berpihak padanya........duh Gusti, begitukah rasanya mendendam cinta?
persoalan yang selalu disodorkan padanya cukup berat, dan aku selalu memakinya (dalam hati, habis nggak tega ngomongnya) setiap dia bercerita tentang rengekan sang pacar untuk minta bantuan baik itu materi maupun non-materi.
tapi di sisi lain aku bersyukur, karena dia tidak hidup bersama dengan sang mantan. gak kebayang betapa sengsaranya dia kalau berumah tangga dengan "bajingan" macam itu.
saat kemarin dia berkeluh kesah, dengan enteng aku menjawab,"biarain saja.dia harus merasakan karma atas apa yang telah diperbuatnya padamu. kali ini biarkan saja dia belajar dewasa. meskipun keluarganya memintamu agar menolong dia, jangan sampai kamu kelabakan sendiri! simpati boleh, tapi jangan lagi libatkan perasaanmu."
dia mengangguk meskipun aku nggak yakin omonganku bakal dia dengerin.

tiga macam cinta, tiga macam PERSOALAN. membuatku semakin bingung memahaminya! ternyata ada untungnya ya jadi JOMBLO!!

at 3:39 AM 18 comments

  • didats